Kotaku..., kota kita..., kota kamu...
Contact : 0813 8291 0789, 0812 6321 0471 (WA)
Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan

20 Mei 2016

Unknown

Hitung hitung sedekah nak....


Disuatu hari yang terik, seorang pemuda berjalan melewari sebuah tikungan jalan. Di pojok jalan jalan duduk seorang pengemis tua. Tidak tahan melihat kondisi sang pengemis, anak muda ini mengeleluarkan uang pecahan Rp. 10.000,- satu satunya miliknya dari dompetnya yang keren.

Pengemis : "Minta  sedekah nak..."
Anak muda : "Pak, ini satu satunya uang saya, tolong kembalikan Rp. 5.000,- pak, "
Pengemis : "Ini kembaliannya nak...."
Anak muda : " Lho, koq Rp. 2.000,- pak ??!"
Pengemis  : " Hitung hitung sedekah nak..!!!"
Read More
Unknown

Abunawas

Pada siang hari yang sangat terik, Abu Nawas sedang duduk-duduk di beranda depan rumahnya. Abu Nawas tidak bekerja hari itu, karena maklumlah karena cuaca sangat terik sekali.

Sambil ditemani istrinya, tiba-tiba saja dari kejauhan ada beberapa prajurit kerajaan yang mendatangi rumahnya. Ternyata para prajurit tersebut diperintahkan raja agar menjemput Abu Nawas.

Setelah sampai di istana kerajaan, di situ terlihat Baginda Raja sudah menunggu agak lama juga. "Wahai Abu Nawas, aku saat ini benar-benar butuh bantuanmu," kata raja.

Sesaat kemudian, raja mulai bercerita. Raja telah mendapat laporan bahwa di wilayahnya ada seorang saudagar kaya raya yang menolak membayar zakat. Saudagar tersebut bernama Tuan Kabul.

Mendengar penuturan raja, sejenak Abu Nawas berpikir dan kemudian menjawab, "Mengapa Baginda tidak panggil saja dia ke istana? Lalu masukkan saja ke penjara?"

"Sebenarnya bisa saja aku berbuat demikian. Namun apa tidak ada cara lainnya yang lebih baik dan halus. Soalnya sangat disayangkan kalau aku menghukum," kata raja lagi.

"Bagaimanapun juga, dia dulu adalah orang yang paling rajin membayar zakat. Tapi entah kenapa semakin dia kaya raya, malah makin malas membayar zakat," kata raja lagi.

Imbalan Raja
Memang secara pribadi, Abu Nawas lebih senang kalau Tuan Kabul tersebut dihukum penjara dan semua permasalahan menjadi beres. Karena semua orang sudah tahu bahwa Tuan Kabul tersebut sangatlah pelit.

Bayangkan saja, hampir tak ada orang yang menyukai Tuan Kabul ini, kecuali hanya para abdinya. Namun karena ini adalah perintah raja, maka mau tak mau Abu Nawas ikut memikirkan jalan keluarnya.

Akhirnya Abu Nawas meminta waktu beberapa hari untuk memikirkan jalan keluarnya. Meskipun tak bekerja menggunakan otot, Abu Nawas diberi sekantong ems oleh raja untuk menghidupi keluarganya, dengan syarat harus bisa menyadarkan Tuan Kabul.

Setelah seminggu, Abu Nawas kembali ke istana.
"Bagaimana? Apa taktikmu sekarang?" tanya raja.
"Beres Baginda, sudah ditemukan caranya. Cuma, saya dan Baginda harus jadi pengemis. Apakah Baginda bersedia?" tanya Abu Nawas.

Pada mulanya, Baginda Raja agak kaget dengan takti Abu Nawas. Karena ada rasa keinginan kuat untuk menyadarkan Tuan Kabul, akhirnya rajapun bersedia.

Menjadi Pengemis
Dengan memakai pakaian layaknya pengemis, Abu Nawas dan Baginda Raja pergi meluncur ke rumahnya Tuan Kabul. Pada saat itu, Tuan Kabul sedang berada di rumah. Nasib mujur.

Abu Nawas segera saja mengucapkan salam dan menyapa Tuan Kabul.


"Apakah Tuan mempunyai uang receh?" kata Abu Nawas.
"Tidak ada!" jawab Tuan Kabul.
"Kalau begitu, apakah Tuan punya pecahan roti kering, sekedar untuk mengganjal perut kami?" tanya Abu Nawas.
"Tidak ada!" kata Tuan Kabul.
"Kalau begitu, kami minta segelas air saja, adakah Tuan?" tanya Abu Nawas.
"Sudah aku bilang dari tadi aku tidak punya apa-apa!" kata Tuan Kabul yang mulai emosi. Justru inilah yang ditunggu-tunggu Abu Nawas, sifat emosi yang dimunculkan Tuan Kabul.
"Kalau Tuan tidak punya apa-apa, mengapa Tuan tidak jadi pengemis seperti kami saja?" kata Abu Nawas. Wajah Tuan Kabul terlihat sedih, teringat akan masa lalunya yang terbilang miskin dan tak punya apa-apa.

Rasa marah, tersinggung dan terhina bercampur aduk dirasakan Tuan Kabul. Namun belum sempat Tuan Kabul sadar siapa yang berdiri di depannya, raja mulai angkat bicara.

"Bagaimana Kabul, apakah memilih menjadi orang kaya atau orang yang tak punya?" kata raja. Kalau mau kaya, bayarlah zakat, kalau tidak mau kaya, mengemis saja kayak orang ini," kata raja sambil menunjuk ke Abu Nawas.

Tuan Kabul akhirnya sadar bahwa kalau mau kaya seharusnya orang rajin membayar zakat karena dengan membayar zakat, maka hadiahnya berlipat ganda.
 
Read More

16 Des 2010

Kristian

Ah, sialan

Para pria sedang berkumpul dalam locker room sebuah club elite. Tiba-tiba sebuah HP berdering. Setelah 4-5 deringan barulah seorang pria menjawabnya dengan mengaktifkan speakernya karena ia belum selesai mengeringkan rambutnya.
Terjadilah percakapan sbb : S = Suami, I = Istri

S - "Halo?"
I - "Papi, ini mami, papi lg di club ya?"
S - "Iya"
I - "Baguslah, mami lagi ada di mall engga jauh dari situ. Barusan mami liat ada satu jaket kulit impor, keren banget lho pi. Boleh engga mami beli?"
S - "Berapa duit?"
I - "Murah pi, cuman 10 jutaan, karena mami sudah langganan dikasih diskon 25%"
S - "Hmm, ya udah kl mami emang suka bgt beli aja"
I - "Ahh, sebelumnya mami sempet mampir ke dealer mercy dan kepincut ama model gresnya. Itu lho pi yg pernah mami tunjukin brosurnya ke papi, cepet juga ya udah nyampe ke sini. Sempet ngobrol ama salesnya trus dikasih harga spesial gara-gara mami cerita kalo papi engga pernah naek mobil selain mercy. Lagian kan BMW mami yg papi beli taon kemarin udah banyak yg punya."
S - "Emang tuh sales kasih harga berapa?"
I - "1,5m"
S - "Ok, tapi dengan harga segitu papi maunya udah komplit dengan semua asesorisnya, udah dulu ya"
I - "Siiip! Sebenarnya masih ada lagi sih...."
S - "Apa?"
I - "Yang ini mungkin agak berlebihan, pagi tadi mami engga sengaja liat rekening bank papi lalu mami jalan ke rumah yg pernah kita liat tahun lalu. Eh ternyata dijual!!! Mami sempat liat--liat dalemnya, wuih keren banget japanese gardennya lengkap dengan bungalow cantik di atas kolam koi."
S - "Buka harga brp?"
I - "Kayaknya mereka lagi kepepet pi, masak rumah di jalan utama gitu cuman minta 8m? Dan yg penting rekening papi masih cukup kok."
S - "Ya udah ambil gih, tapi coba tawar dulu siapa tau 7,5m dikasih"
I - "Ok, honey sweety... Thank u. Cepat pulang ya pi! I love u!"
S - "Bye... I love u too!"
Pria tadi menutup HP tsb sambil membereskan barang2nya.
Sementara itu semua orang di sana memandangnya dengan kagum.
Tiba-tiba pria itu bertanya " Ada yang tahu kagak ini HP siapa?
Read More
Kristian

Gaptek...gagap teknologi..he,..he...he

Pak Bejo pengen belajar facebookan, trus dia engga tau apa yang harus dilakukan... dia SMS temennya neng Mey buat ngajarin Facebook,, isi smsnya kurang lebih begini:

Bejo: Mey, warahi aq gae facebook yoo
Mey: Oke, u wes nang ngarep komp?
Bejo: wes, aq yo wes ndue email
Mey: sippp, buka en, browser firefox, nek ga ngono internet explorer
Bejo: browser ki opo?
may: klik menu start trus golekono tulisane Internet explorer
Bejo: trus pye?
Mey: ketik di kotak paling atas, “www.facebook.com” trus enter
Bejo: oke, trus???
may: nek wes metu gambare, isinen form pendaftaran sesuai yg ada
Bejo: ngendi ne seng di isi, kok ga ono opo2…
Mey: mosok, nang layar ono tulisan opo?
Bejo: mung tulisan tok, nduwor dewe ono tulisan “The page cannot be displayed”
Mey: wah, kliru paling lek mu nulis nduwure
Bejo: wes bener kok, www.facebook.com
Mey: ehm, mungkin koneksi internetmu mati..
Bejo: opo butuh internet, ndek omah ga ono internete..
Mey: woooo kampr**tt…..drijiku sampe kriting… tibake ra ono koneksi..
Bejo: ooo, yo wes, kapan2 ae lek aq nang warnet tak sms neh… suwon yoo…
Mey: podo2, emailmu opo?
Bejo: www.cahganteng2000@yahoo.com, digaweke kancaku, tapi rung tau tak bukak
Mey: waduh.. email kok ono www ne ki piye…
Bejo: www ki opo?
Mey: Wassalamualaikum Warahmatullahu Wabarakatuh__._,_.___ 
Sumber : Kiriman Sahabat 
Read More

7 Jan 2010

Kristian

Adu Pintar Mr Bean & Einstein

Einstein dan Mr Bean duduk berdampingan didalam sebuah penerbangan. Einstein mengajak memainkan sebuah permainan. Einstein: Aku akan mengajukan satu pertanyaan, jika Anda tidak tahu jawabannya maka Anda membayar saya hanya $ 5,dan jika saya tidak tahu jawabannya, saya akan membayar Anda $ 500. Einstein mengajukan pertanyaan pertama: Berapa jarak dari Bumi ke Bulan? Mr Bean tidak mengucapkan sepatah kata pun, merogoh saku, mengeluarkan $ 5. Sekarang, giliran Mr Bean...Dia bertanya kepada Einstein: Apakah yang naik ke atas bukit dengan 3 kaki, dan akan turun di 4 kaki?
Einstein melakukan pencarian internet, dan meminta semua teman-temannya yg cerdas.Setelah satu jam ia memberikan Mr Bean $ 500. Einstein sambil penasaran bertanya:Nah, jadi apa naik keatas bukit dengan tiga kaki dan turun dengan empat kaki ?? Mr Bean merogoh saku, dan memberikan Einstein $ 5. Red/
Read More

8 Okt 2009

Kristian

Suami yang malaaaaang

Ratna adalah seorang ibu rumah tangga yg selalu setia pd suaminya. Dia selalu menunggu kedatangan suaminya pulang dr kantor utk menyambutnya dgn cinta dan kasih sayang.
Suatu hari, Ratna ingin memasakkan makanan istimewa utk suaminya, Dia menelpon Handphone sang suami utk menanyakan apa makanan yg diinginkannya hari ini. Ternyata pulsa Ratna habis.Dia berteriak pada Tono, anaknya yg lagi main PS diatas:
”Ton... tolong telponin HP Papa-mu, pulsa mama habis nih. Bilang Papa, Mama
nanyain mo makan apa papa hari ini. ”Iya ma”, jawab Tono.
Tak lama kemudian Tono turun.
Read More

26 Sep 2009

Kristian

Istri-istri kita kaum lelaki

Seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 orang istri. Dia sangat mencintai istri yang keempat, dan menganugerahinya harta dan kesenangan yang banyak. Sebab, dialah yang tercantik diantara semua istrinya. Pria ini selalu memberikan yang terbaik buat istri keempatnya ini.
Pedagang itu juga mencintai istrinya yang ketiga. Dia sangat bangga dengan istrinya ini, dan selalu berusaha untuk memperkenalkan wanita ini kepada semua temannya. Namun, ia juga selalu khawatir kalau istrinya ini akan lari dengan pria yang lain.
Begitu juga dengan istri yang kedua. Ia pun sangat menyukainya. Ia adalah istri yang sabar dan pengertian. Kapan pun pedagang ini mendapat masalah, dia selalu meminta pertimbangan istrinya ini. Dialah tempat bergantung. Dia selalu menolong dan mendampingi suaminya, melewati masa-masa yang sulit.
Sama halnya dengan istri yang pertama. Dia adalah pasangan yang sangat setia. Dia selalu membawa perbaikan bagi kehidupan keluarga ini. Dialah yang merawat dan mengatur semua kekayaan dan usaha sang suami. Akan tetapi, sang pedagang, tak begitu mencintainya. Walaupun sang istri pertama ini begitu sayang padanya, namun, pedagang ini tak begitu mempedulikannya.
Read More